Menaklukkan IP Connectivity: Routing Table, OSPFv2, dan Konsep FHRP (HSRP)
Eksplorasi mendalam mekanisme forwarding router, static & dynamic routing OSPFv2, serta arsitektur High Availability.
Ketika jaringan lokal sudah berdiri, saatnya menghubungkannya melintasi multi-hop router. Domain IP Connectivity adalah jantung dari komunikasi lintas jaringan.
Membaca Routing Table & Keputusan Forwarding
Router menentukan arah paket berdasarkan isi tabel routing. Kita mempelajari komponen penting di dalamnya: protokol routing code, prefix, network mask, next-hop, Administrative Distance (AD), metric, hingga Gateway of Last Resort. Saat meneruskan paket, router menggunakan algoritma Longest Prefix Match, AD, dan metric terbaik.
Static Routing & OSPFv2
Kita mengonfigurasi IPv4 dan IPv6 static routing (mulai dari default route, network/host route, hingga floating static route sebagai jalur cadangan). Untuk otomatisasi skala besar, kita mengimplementasikan Single Area OSPFv2:
- Mengatur neighbor adjacencies.

- Membedakan tipe jaringan OSPF (broadcast vs point-to-point di serial link WAN) serta menentukan Router ID.
High Availability (FHRP & HSRP)
Agar jaringan tidak mengalami Single Point of Failure, kita mempelajari konsep First Hop Redundancy Protocol (FHRP) dan menerapkannya lewat HSRP (Hot Standby Router Protocol).

Dua router digabungkan dengan satu Virtual IP (VIP) sehingga klien aman dari downtime saat terjadi kegagalan perangkat.