Skip to content
← projects

NAT & GRE Tunnel (Site-to-Site)

Completed

Implementasi NAT Overload, Static NAT, dan pembuatan GRE Tunnel untuk menghubungkan dua private network melintasi jaringan publik.

Protocols

NATPATGRE TunnelStatic Routing

Devices

3x Cisco 1841 Routers, 2x Catalyst 2960 Switches

Difficulty

advanced

NAT & GRE Tunnel (Site-to-Site) topology
topology

Lab ini menyimulasikan arsitektur jaringan Wide Area Network (WAN) di mana dua cabang perusahaan (R1 dan R3) terhubung melalui jaringan publik/ISP (R2). Karena alamat IP Private tidak dapat dirouting di internet, diterapkan kombinasi NAT dan Tunneling.

Highlight Konfigurasi:

  • Dynamic PAT (NAT Overload): Dikonfigurasi pada R1 menggunakan access-list agar sekumpulan PC di jaringan private (192.168.10.0/24) dapat mengakses jaringan publik menggunakan satu IP Public.
  • Static NAT & Port Forwarding: Dikonfigurasi pada R3 untuk mengekspos internal Server ke jaringan publik. Menggunakan translasi statik one-to-one dan port spesifik (misal: membelokkan trafik publik port 4443 ke IP private server port 443).
  • GRE Tunnel (Generic Routing Encapsulation): Membuat virtual interface (Tunnel 0) antara R1 dan R3 untuk membungkus (enkapsulasi) paket data private. Dengan tambahan static route yang diarahkan ke IP Tunnel, PC di cabang R1 dapat melakukan ping langsung ke Server di cabang R3 melintasi public network dengan aman.